Showing posts with label persiapan menikah. Show all posts
Showing posts with label persiapan menikah. Show all posts

Wednesday, February 29, 2012

My Wedding












Makna Malam Midodareni :

Malam menjelang dilaksanakan ijab dan panggih disebut malam midodareni. Midodareni berasal dari kata widodari. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mempercantik pengantin wanita
Prosesi yang dilaksanakan pada malam midodareni :

  1. Jonggolan
Datanganya calon pengantin pria ke tempat calon mertua. ‘Njonggol’ diartikan sebagai menampakkan diri. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selamat, dan hatinya telah mantap untuk menikahi putri mereka. Selama berada di rumah calon pengantin wanita, calon pengantin pria menunggu di beranda dan hanya disuguhi air putih.

  1. Tantingan
Kedua orangtua mendatangi calon pengantin wanita di dalam kamar, menanyakan kemantapan hatinya untuk berumah tangga. Maka calon pengantin wanita akan menyatakan ikhlas menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua, tetapi mengajukan permintaan kepada sang ayah untuk mencarikan ‘kembar mayang’ sebagai syarat perkawinan

  1. Turunnya Kembar Mayang
Turunnya kembar mayang merupakan saat sepasang kembar mayang dibuat. Kembar mayang ini milik para dewa yang menjadi persyaratan, yaitu sebagai sarana calon pengantin perempuan berumah tangga. Dalam kepercayaan Jawa, kembar mayang hanya dipinjam dari dewa, sehingga apabila sudah selesai dikembalikan lagi ke bumi atau dilabuh melalui air. Dua kembar mayang tersebut dinamakan Dewandaru dan Kalpandaru. Dewandaru mempunyai arti wahyu pengayoman. Maknanya adalah agar pengantin pria dapat memberikan pengayoman lahir batin kepada keluarganya. Sedangkan Kalpandaru, berasal dari kata kalpa yang artinya langgeng dan daru yang berarti wahyu. Maksudnya adalah wahyu kelanggengan, yaitu agar kehidupan rumah tangga dapat abadi selamanya.

  1. Wilujengan Majemukan
Wilujengan Majemukan adalah silaturahmi antara keluarga calon pengantin pria dan wanita yang bermakna kerelaan kedua pihak untuk saling berbesanan. Selanjutnya ibu calon pengantin wanita menyerahkan angsul-angsul atau oleh-oleh berupa makanan untuk dibawa pulang, orang tua calon pengantin wanita memberikan kepada calon pengantin pria :
·         Kancing gelung : seperangkat pakaian untuk dikenakan pada upacara panggih
·         Sebuah pusaka berbentuk dhuwung atau keris, yang bermakna untuk melindungi keluarganya kelak.


Runtutan Acara Resepsi Temanten Jawa :

Makna dari Upacara Balangan Gantal :
Mengandung arti suatu peristiwa yang sekilas namun tidak dapat diulangi lagi.

Makna dari Upacara Mecah Wiji Dadi :
Mengandung makna bahwa yang dijodohkan bisa mempunyai keturunan. Wiji Dadi atau telur ayam melambangkan manunggalnya pria dan wanita seperti pecahnya telur berupa putih dan merah. Putih menggambarkan pria dan merah menggambarkan wanita.

Makna dari Sinduran :
Maksudnya kedua orangtua memberikan ‘panjurung donga pangestu’ kepada kedua anaknya.

Makna Upacara Timbangan :
Mengandung makna bahwa antara anak sendiri dengan anak menantu bagi orangtua tidak ada bedanya.

Makna Upacara Minum Kelapa Muda :
Bermakna membersihkan dan menyegarkan tubuh serta jiwa.

Makna Upacara Kacar Kucur :
Merupakan simbol tanggung jawab pengantin pria untuk menafkahi keluarganya.

Makna Upacara Dulangan :
Tata cara ini melambangkan cumbuna atau saling bercumbu rayu dan saling memadu kasih.

Makna Upacara Ngabekten :
Ngabekten merupakan prosesi untuk menunjukkan bakti kedua pengantin kepada orang tuanya.

Sunday, February 19, 2012

Cara Membuat Label Undangan Pernikahan



Tools yang diperlukan :

1. Microsoft Office Word 2007
2. Kertas Label
3. Undangan (so pasti..)
4. Printer

Ini pengalamanku waktu bikin label undangan nikahan. hehe.. ikuti aja tutorial di bawah ini. Semoga bermanfaat. :)

File master : Master
Tutorial : Tutorial Label Undangan

Oiya klo udah mau di print jangan lupa ganti jenis hurufnya ya (Calibri atau Times New Roman).
Terus letakin labelnya memanjang ke atas. OK?

Selamat mencoba....

Saturday, November 5, 2011

Istri Idaman Suami

Berikut 10 ciri wanita yang bisa menjadi istri yang baik :

1. Lemah-lembut
Coba Anda perhatikan caranya berbicara kepada teman-temannya. Apakah dia terlihat selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau sopan dan selalu lemah lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan bagaimana cara si dia akan berbicara kepada Anda dan keluarga Anda nantinya.
 

2. Hemat
Pria mana yang mau punya istri materialistis? Nantinya jika Anda sudah menikah dengannya, si dia akan menghabiskan uang untuk berbelanja hal-hal yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?



3. Perhatian
“Kok dia bisa ingat dengan hari ulang tahun orang tuaku?” ujar Anda. Itu adalah pertanda bagus. Si dia benar-benar perhatian akan hal-hal kecil seperti itu. Padahal, kalian belum menikah. Ketika Anda pulang kerja, makananpun sudah tersedia. Saat Anda sedang sakit, dia memasakan bubur untuk Anda. Hal-hal kecil seperti itulah yang akan membantu dan memperkuat hubungan Anda. Bukankah Anda juga suka diberi perhatian lebih dari si dia?

4. Penyabar
Misalnya ketika Anda datang telat untuk kencan dengannya, tapi si dia tidak marah sama sekali saat Anda datang dimana dia telah menunggu selama 25 menit dengan kelaparan. Kenapa sabar itu ciri-ciri yang baik? Coba pikirkan kalau Anda sedang dalam situasi apa saja yang berbau negatif, kesabaran itu akan membantu keadaan tidak menjadi lebih buruk. Coba bayangkan jika Anda sedang kencan dengan si dia yang tidak penyabar. Sedikit-sedikit si dia marah karena Anda tidak tepat waktu atau berbuat sedikit kesalahan. Kencan yang seharusnya menyenangkan malahan menjadi pengalaman buruk.

5. Sederhana
Perhatikan apakah si dia suka berlebih-lebihan di depan teman-temannya. Apakah si dia suka memamerkan tas baru yang baru dibelinya hari itu juga? Wanita yang suka pamer dan tidak sederhana menunjukan kalau dia itu tidak percaya diri, ada kekurangan yang dimilikinya dan ingin ditutupinya dengan memamerkan sesuatu yang lebih. Ini adalah sifat yang tidak baik.

6. Jaga kecantikan
Tidak berarti si dia itu harus selalu tampil cantik, tapi menjaga kecantikan itu juga berarti si dia tahu bagaimana caranya menjaga dan merawat dirinya sendiri. Jika Anda sedang berkencan dengan si dia, perhatikanlah “make-up” yang dia pakai. Apakah terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian orang-orang lain di sekitar anda? Apakah dia memakai rok mini yang berlebihan? Jaga kecantikan itu berarti menjaga penampilan secukupnya dan sewajarnya di saat dan tempat yang benar.

7. Dewasa dan bijaksana
Pria suka dengan wanita yang bijaksana dan bersikap dewasa. Di saat kesusahan, Anda akan membutuhkan bantuan dari seorang istri yang dewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.



8. Taat beragama
Agama adalah salah satu pegangan hidup untuk manusia. Taat kepada agama juga menunjukan kalau si dia akan taat terhadap Anda. Namun bukan berarti Anda bisa semena-mena terhadap si dia dan menyuruhnya untuk menuruti apapun yang Anda mau, tapi taat beragama menunjukan bahwa si dia juga mempunyai prinsip hidup yang baik.

9. Keibuan
Seorang wanita yang senang bermain dengan anak kecil, bisa menggendong bayi, menunggu mereka tidur, dan sebagainya. Inilah tanda-tanda dari wanita yang bisa Anda bayangkan saat mereka menjadi istri Anda nantinya. Dia akan menjadi seorang ibu yang pandai di dalam rumah tangga.

10. Tabah menderita dan mau bekerja keras
Inilah salah satu ciri-ciri dari wanita yang agak susah dicari. Mengapa? karena wanita sudah terbiasa dengan tradisi di mana prialah yang mencari uang. Di masa-masa sulit, wanita biasanya tidak terbiasa untuk bekerja keras untuk keluarga. Jikalau Anda sudah menemukan wanita yang tabah menderita dan mau bekerja keras, hargailah dia.

sumber : http://aliefqu.wordpress.com/2011/06/05/10-ciri-wanita-yang-bisa-menjadi-istri-yang-baik/ 

Ya Allah jadika hambaMu ini istri yang bisa membahagiakan suami. Amin....

Sunday, September 18, 2011

Syarat-syarat Administrasi Pencatatan Pernikahan

1.       Surat keterangan Belum / Pernah Kawin dari Lurah / Kepala Kampung dan Dilegalisir oleh Camat Setempat.
2.       Foto Copy KTP Masing-masing pighak yang dilegalisir oleh Camat Setempat
3.       Foto Copy Kartu Keluarga Orang Tia Masing-masing pihak yang dilegalisir oleh Camat Setempat
4.        Foto Copy Akte Kelahiran yang dilegalisir dan menunjukkan aslinya.
5.       Foto Copy Surat Baptis / Permandian, Surat Keterangan dari Wihara dilegalisir oleh Pimpinan Agama.
6.       Surat Ijin Orang Tua bagi yang belum mencapai usia 21 Tahun.
7.       Surat Ijin Pengadilan Negeri bagi :
a. Pria dibawah umum 19 tahun
b. Wanita di bawah umum 16 tahun
8.       Foto Copy Akte Perceraian / Akta Kematian bagi Suami / Istri yang sudah pernah menikah menunjukkan aslinya.
9.       Surat Dispensasi dari Camat apabila dikenhendaki Pencatatan perkawinan dilaksanakan kurang dari 10 (sepuluh) hari pengumuman.
10.   Surat Perjanjian Perkawinan dari Instansi yang berwenang bagi yang menginginkan Pisah Harta.
11.   Surat Ijin dari Komandan / Atasan Langsung bagi Anggota TNI / POLRI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
12.   Pas Photo Gandeng (Foto Bersama) Ukuran 6 x 4 cm Hitam Putih / Warna sebanyak 3 lembar.
13.   Akta Kelahiran Anak Luar Nikah yang akan diakui dan disahkan dalam
perkawinan.
14.   Surat Pengakuan Bersama
15.   Immunisasi TT (Toksoid) dari dokter Puskesmas/Rumah Sakit untuk calon istri.
16.   Surat Bukti Kewarganegaraan
a. Warga Negara Indonesia Keturunan
    - SKBRI
    - Surat Keterangan ganti nama dari Instansi berwenang
    - Foto Copy Akta Perkawinan Orang Tua (Asli dibawah serta)
b. Warga Negara Asing
    - Foto Copy STMD ( Surat Tanda Melapor Diri) Asli dibawah
    - Foto Copy SKK (Surat Kterangan Kependudukan) Asli dibawah
    - STP (Surat Tanda Pendaftaran)
    -  KIMS (Kartu Ijin Menetap Sementara)
    - Pajak Bangsa Asing
    - Surat Keterangan dari Kedutaan / Konsul
    - PASPOR
    -  Foto Copy Surat Ijin dari Depnaker bagi tenaga kerja asing
    - Surat Keterangan dari perusahaan tempat kerja
17.   Retribusi :
 WNI Rp. 25.000,-
 WNA Rp. 50.000,-
18.   Waktu Penyelesaian 30 Menit


Syarat-syarat ini didapatkan dari situs resmi dep Agama, jika ingin lebih jelasnya silahkan datang langsung ke KUA tempat anda akan mendaftarkan pernikahan. Kan kadang-kadang tiap daerah beda-beda persyaratannya.. hehe.. Semoga membantu.. ^-^

Monday, May 2, 2011

Dari Ibumu, Untuk Engkau Wahai Muslimah Yang Akan Menikah, Simaklah

Wahai putriku, engkau adalah perempuan yang paling pandai memakai wewangian. Oleh karena itu perliharalah dua perkataan : Nikahlah dan pakailah wewangian dengan menggunakan air hingga wangimu seperti bau yang ditimpa air hujan. . “Wahai anak perempuanku! Bahwasanya jika wasiat ditinggalkan karena suatu keistimewaan atau keturunan maka aku menjauh darimu. Akan tetapi wasiat merupakan pengingat bagi orang yang mulia dan bekal bagi orang yang berakal.

Wahai anak perempuanku! Jika seorang perempuan merasa cukup terhadap suami lantaran kekayaan kedua orang tuanya dan hajat kedua orang tua kepadanya, maka aku adalah orang yang paling merasa cukup dari semua itu. Akan tetapi perempuan diciptakan untuk laki-laki dan laki-lakai diciptakan untuk perempuan. .

Wahai anakku, inilah kenyataan yang engkau hadapi dan inilah masa depanmu. Inilah keluargamu, di mana engkau dan suamimu bekerja sama dalam mengarungi bahtera rumah tannga. Adapun bapakmu, itu dulu. Sesungguhnya aku tidak memintamu untuk melupakan bapakmu, ibumu dan sanak saudaramu, karena mereka tidak akan melupakanmu selamanya wahai buah hatiku. Bagaimana mungkin seorang ibu melupakan buah hatinya. Akan tetapi aku memintamu untuk mencintai suamimu dan hidup bersamanya, dan engkau bahagia dengan kehidupan bersamanya. .

Wahai putriku yang belia, ketahuilah bahwasannya keagungan seorang suami yang paling besar adalah kemuliaan yang engkau persembahkan untuknya, dan kedamaian yang paling besar baginya adalah perlakuanmu yang paling baik. Ketahuilah, bahwasanya engkau tidak merasakan hal tersebut, sehingga engkau mempengaruhi keinginannya terhadap keinginanmu dan keridhaannya terhadap keridhaanmu (baik terhadap hal yang engkau sukai atau yang engkau benci). Jauhilah menampakkan kebahagiaan dihadapannya jika ia sedang risau, atau menampakkan kesedihan tatkala ia sedang gembira. Sungguh hiasilah hari-hari di rumahmu kelak dengan sifat qana’ah dan mu’asyarah, melalui perhatian yang baik dan ta’at pada perintah suamimu. Sesungguhnya pada qana’ah terdapat kebahagiaan qalbu, dan pada ketaatan terdapat keridhaan Allah ta’ala. Buatlah janji di hadapannya dan beritrospeksilah di hadapannya juga. Jangan sampai ia memandang jelek dirimu, dan jangan sampai ia mencium darimu kecuali wewangian.

“Wahai anakku, jangan kamu lupa dengan kebersihan badanmu, karena kebersihan badanmu menambah kecintaan suamimu padamu. Kebersihan rumahmu dapat melapangkan dadamu, memperbaiki hubunganmu, menyinari wajahmu sehingga menjadikanmu selalu tampak cantik, dicintai, serta dimuliakan di sisi suamimu. Selain itu disenangi keluargamu, kerabatmu, para tamu, dan setiap orang yang melihat kebersihan badan dan rumah akan merasakan ketentraman dan kesenangan jiwa”

Wahai, putriku yang sebentar lagi akan bersuami, perhatikanlah waktu makan suamimu dan tenangkanlah ia tatkala tidur, karena panas kelaparan sangat menjengkelkan dan gangguan tidur pun menjengkelkan. Jagalah harta dan keluarganya. Dikarenakan kekuasaan dalam harta artinya pengaturan keuangan yang bagus, dan kekuasaan dalam keluarga artinya perlakuan yang baik. Jangan engkau sebarluaskan rahasianya, serta jangan engkau langgar peraturannya. Jika engkau menyebarluaskan rahasianya berarti engkau tidak menjaga kehormatannya. Jika engkau melanggar perintahnya berarti engkau merobek dadanya. (Ahkamu An-Nisa karangan Ibnu Al-Jauzi)

Ingatlah selalu wahai putriku manis, bahwasanya laki-laki memiliki kata-kata manis nan indah yang lebih sedikit dari pada kamu, yang dapat membahagiakannya. Janganlah engkau membuatnya berperasaan bahwa pernikahan ini menyebabkanmu merasa jauh dari keluarga dan sanak kerabatmu. Sesungguhnya perasaan ini sama dengan yang ia rasakan, karena dia juga meninggalkan rumah orang tuanya, dan keluarga karena dirimu. Tetapi antara dia dan kamu ada kenyataan yang berbeda, perempuan selalu rindu kepada keluarga dan tempat ia dilahirkan, berkembang, besar dan menimba ilmu pengetahuan. Akan tetapi sebagai seorang isteri ia harus kembali kepada kehidupan baru. Dia harus membangun hidupnya bersama laki-laki yang menjadi suami dan perlindungannya, serta bapak dari anak-anaknya. Inilah duniamu yang baru. Tempat di mana, engkau menjadi bagian tak terpisahkan darinya.

Dan ketahuilah gadis ku yang cantik, . Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib mewasiatkan anak perempuannya: “Jauhilah olehmu perasaan cemburu, karena rasa cemburu adalah kunci jatuhnya thalak. Juga jauhilah olehmu banyak mengeluh, karena keluh kesah menimbulkan kemarahan, dan hendaklah kamu memakai celak mata karena itu adalah perhiasan yang paling indah dan wewangian yang paling harum”.

Dan ketahuilah pula, wahai putriku.
Dengan ini, engkau telah keluar dari sarang yang engkau tempati menuju hamparan yang tidak engkau ketahui. Menuju seorang ikhwan yang engkau belum merasa rukun dengannya. Oleh karena itu jadilah engkau sebagai bumi baginya, maka dia akan menjadi langit untukmu. Jadilah engkau hamparan baginya, niscaya ia akan menjadi tiang untukmu. Jadilah engkau hamba sahaya baginya, maka niscaya ia akan menjadi hamba untukmu. Janganlah engkau meremehkannya, karena niscaya dia akan membencimu dan janganlah menjauh darinya karena dia akan melupakanmu. Jika dia mendekat kepadamu maka dekatkanlah dirimu, dan jika dia menjauhimu maka menjauhlah darinya.

Jagalah hidungnya, pendengarannya, dan matanya.
Janganlah ia mencium sesuatu darimu kecuali wewangian dan janganlah ia melihatmu kecuali engkau dalam keadaan cantik.
Ketahuilah wahai anakku. Ibu menulis bait ini dengan uraian air mata, bercampur senyum bahagia. Sudah saatnya engkau menerima untuk menempuh hidup baru. Kehidupan di mana ibu, bapak, atau salah seorang dari saudara kandungmu tidak mempunyai tempat di dalamnya. Dalam kehidupan tersebut engkau menjadi teman bagi suamimu, yang tidak menginginkan seorang pun ikut campur dalam urusanmu. Jadilah istri untuknya wahai anakku, dan jadilah ibu untuk anak-anaknya. Kemudian jadikanlah ia merasakan bahwa engkau adalah segala-galanya dalam kehidupannya, dan segala-galanya di dunia.


Cara Menyenangkan Mengajarkan Bahasa Inggris Pada Anak

pic from : bnu.edu.iq Mumpung lagi on-fire nulis blog, mari lanjutkan tulisan yang udah terlanjur numpuk di otak. Hehe.. Kali ini saya...